Ketua Umum PSSI Dilarang Nyambi, Edy Rahmayadi Bereaksi

Edy Rahmayadi selaku salah satu calon Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 pun bereaksi atas warning Menpora tersebut.
Seperti diketahui, Edy Rahmayadi saat ini masih menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Selain dirinya, ada pula calon Ketua Umum PSSI lainnya yang masih berstatus sebagai pejabat publik, yakni Wali Kota Batu (Malang), Eddy Rumpoko.
Itu kan isu, Indonesia kan mengenal regulasi, mengenal hukum. Kalau hukum tidak memperbolehkan, baru kita tidak boleh. Tapi kalau cuma isu, ada seribu isu tiap harinya, tukas Edy Rahmayadi.
Calon yang diusung oleh Kelompok 85 ini tampaknya tidak akan melepas jabatannya sebagai Pangkostrad jika ia terpilih sebagai Ketua Umum PSSI nanti. Edy Rahmayadi berpedoman, larangan tersebut tidak ada aturannya.
Sebelumnya, Menpora menegaskan bahwa pengurus PSSI yang terpilih dalam Kongres Pemilihan pada 10 November 2016 mendatang tidak boleh merangkap jabatan dan harus fokus. Tidak boleh (rangkap jabatan), olahraga ini tidak boleh diurus setengah hati, tandasnya.
Olahraga harus diurus sepenuh hati dengan waktu yang penuh, tidak boleh disambi karena tanggung jawabnya berat. Ke depan, kalau ada persoalan, pasti pemerintah yang disorot, tambah Menpora.
Sekarang kalau ke depan ada soal, pasti nanti pemerintah yang disorot. Padahal ada organisasi yang bertanggung jawab, ada Pengurus Besar/Pengurus Pusat, KONI, dan sebagainya. Karenanya, warning pemerintah harus didengar betul, tegas Imam Nahrawi.

newnikes.net idola188 Sumber: Sidomi