Kriminolog Anggap Polisi Gagal Cegah Aksi Kejahatan

detik com Krimonolog Universitas Indonesia Adrianus Meliala mengatakan, maraknya aksi kejahatan di wilayah Ibu Kota dianggap sebagai bentuk kegagalan dari pihak kepolisian dalam rangka membaca pergerakan para pelaku kriminalitas. Pasalnya, itu sudah menjadi tugas pokok kepolisian untuk medeteksi komplotan perampok yang ingin melancarkan aksinya.

“Mungkin ini sebagai bentuk kegagalan kepolisian dalam rangka mendeteksi pelaku-pelaku spesialis,” kata Adrianus.

detik com Ia melanjutkan, dirinya melihat, kini pihak kepolisian juga kurang melakukan aksi preventif atau pencegahan, agar aksi bengis dari pelaku kejahatan tak terjadi. Kata dia, sekarang polisi lebih banyak bereaksi setelah aksi perampokan atau pencurian memakan korban jiwa.

“jadi, baru ada kejahatan, baru mulai rame. Padahal kalau misalnya polri mengadakan suatu pendeteksian dari sejak awal, kelompok-kelompok ini yang diperkirakan akan main, mungkin bisa dicegah,”ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, aparat kepolisan juga kurang memperhatikan pemain-pemain lama yang sudah mulai aktif kembali untuk melakukan aksi kriminal. Sehingga, mereka bisa dengan mudahnya melancarkan praktik kebengisan di jalanan.

“Sementara yang terkait dengan pelaku-pelaku profesional yang sudah terbiasa malang melintang, atau memang biasanya orang-orang baru sebagai pemain baru itu kurang dilihat oleh polri,” pungkasnya. detik com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *