Red Bull Bertekad Pangkas Jarak dengan Mercedes di Paruh Kedua Musim

Milton-Keynes – Hasil-hasil positif belakangan ini membuat Red Bull kian optimistis. Mereka menargetkan terus menipiskan jarak dengan Mercedes yang sejauh ini masih dominan. Meski masih sangat sulit memutus dominasi Mercedes, Red Bull telah membuktikan diri mampu menjadi pesaing yang kompetitif belakangan ini. Dalam empat seri terakhir misalnya, mereka sudah selalu mampu menjadi tim tercepat kedua di kejuaraan. Duo pebalap Red Bull yakni Daniel Ricciardo dan Max Verstappen terus mengalami peningkatan dalam hasil-hasilnya. Ricciardo yang cuma satu kali naik podium dua di 10 seri pertama, dalam dua seri terakhir berhasil finis ketiga dan kedua secara berurutan. Sedang Verstappen juga makin konsisten di barisan terdepan. Setelah juara di GP Spanyol, dia berhasil tiga kali finis di podium pada empat seri terakhir. Rinciannya adalah dua kali finis kedua dan satu kali finis ketiga. Team Principal Red Bull Christian Horner antusias dengan progresi timnya ini. Hasil pada seri terakhir di GP Jerman lalu –Ricciardo finis kedua, Verstappen finis ketiga– membuatnya bersemangat menipiskan jarak dengan Mercedes. “Ada sejumlah balapan di kalender musim yang semoga akan berpihak kepada kami. Dan target kami adalah mencoba menipiskan jarak lebih jauh lagi ke Mercedes di depan,” kata Horner dikutip Motorsport . “Saya rasa kami rata-rata berada di jarak 0,3 detik di sini. Dan yang benar-benar memberikan semangat adalah di periode akhir, Nico tak mampu membuat serangan apapun ke kedua pebalap kami di ban lunak,” imbuhnya. Hasil-hasil bagus belakangan ini mendongkrak posisi Red Bull di klasemen konstruktor. Mereka kini ada di posisi dua, diapit oleh Mercedes dan Ferrari. Ini semakin membuktikan bahwa Red Bull adalah pesaing terbaik untuk Mercedes saat ini, bukan Ferrari. Meski kini mulai fokus mengembangkan mobil musim 2017, Horner menegaskan masih ada upaya untuk memoles kinerja mobil musim ini alias RB12. Dia melihat ada ruang untuk mengembangkan RB12. Ini yang jadi salah satu alasan Horner antusias mengejar Mercedes. “Kami masih punya sejumlah hal yang bisa kami benahi di mobil tahun ini yang masih dikembangkan, yang mana sudah dimulai beberapa waktu lalu,” katanya. “Saya rasa masih ada perkembangan yang sedang berjalan dengan mesin dan kemampuan kendalinya, dan saya rasa masih ada sejumlah hal positif yang sedang dituntaskan, yang semoga bisa membantu kami mengurangi jarak lebih jauh,” demikian Horner. (raw/roz)

Sumber: Sport Detik